Ibu, Engkaulah Madrasah Pertamaku dan Awal Inspirasiku

Selamat hari ibu ku ucapkan padamu dengan setulus hati ini. Aku bisa bersua, berjalan, dan berlari karena engkaulah yang menuntunnya sejak aku masih kecil. Tiada ada yang lebih ku banggakan selain engkau Ibu. Walaupun saat ini dan nanti, aku menjadi anak yang sukses, yang memiliki mobil yang mewah, uang segudang, rumah yang besar, mengenyam pendidikan yang tinggi. Itu tak berarti apa pun selain aku bersyukur memilikimu.

Wahai ibundaku, sungguh aku masih ingat betul hingga jariku mengetik tulisan ini. Saat si yusuf kecil di ajak jalan-jalan ke ancol (th. 1992) menaiki perahu bebek bersama ayah. Saat aku menangis minta dibelikan mobil-mobilan, saat aku meminta jajan walaupun waktu itu engkau sedang sibuk berjualan kue kesana-kemari ditambah bebanmu yang kian berat ditinggalkan ayah berlayar. Tetapi engkau tetap bersahaja menyayangi anakmu ini agar bisa tetap tersenyum manis. Hingga anakmu ini tumbuh dewasa, engkau masih tetap tegar merawat anakmu ini.

1

Aku bangga padamu ibu, walaupun dirimu tidak pernah mengenyam pendidikan tinggi. Luar biasa aku akui ibunda, semangatmu menuntun anakmu melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi hingga sarjana. Aku bersyukur bisa memiliki ibu seperti dirimu, menyayangiku apa adanya bukan ada apanya! Merawatku dengan begitu tulus, setulus mentari pagi yang  beranjak naik ke seantero mayapada untuk memberikan kehangatan kepada penduduk semesta.

Aku begitu kagum padamu ibunda, tak’ akan pernah bisa terbalas segala jasa dan jerih payahmu membesarkanku, mendidikku, mengajariku, dan merawatku hingga saat menulis ini. Walaupun aku berikan segudang uang, sungguh hal itu tidak akan pernah setimpal. Hingga saat ini, yang bisa kuberikan adalah baktiku padamu atas segala jasa dan pengorbananmu yang sungguh luar biasa, sebagai wujud rasa terimakasih untukmu.

Banyak pelajaran yang ku ambil darimu ibu, tentang makna sebuah ke-ikhlasan, pengorbanan, berahlak yang baik, kejujuran, mendirikan shalat, pentingnya mengaji, dan sebagainya. Itulah pelajaran pertamaku dari mu ibu. Sehingga kini aku menjadi seorang pemimpin yang berkarakter, tangguh, tidak mudah putus asa, memenangi sebuah perjuangan, pantang menyerah, mendidik dan mengajari orang lain, bekerja dan berwirausaha, menulis, dan berbicara dengan lancar.

IMG_3082

Saat ini, dari hati yang paling dalam aku bersyukur atas segala jasa dan pengorbananmu. Tak’ akan pernah kulupakan ibunda, hingga aku menutup mata ini selamanya. Aku tidak akan pernah bisa membalas semua jasa baikmu, aku hanya bisa berdoa, semoga engkau selalu Allah berikan nikmat sehat dan panjang umur, dan diberikan rahmat dan keberkahanNya dalam setiap aktivitas, dan juga semoga Allah berikan pahala surga untukmu ibunda. Karena aku cinta dan sayang kepadamu dengan setulus hati…

Untukmu Ibuku : Nur Juhariah…

Selamat Hari Ibu… (Mother’s day)

Dari anakmu : Muhamad Yusuf

Salam jumpa,

blog : www.madyusuf.wordpress.com

fb : Kang Yusuf

twitter :@ jusuf_full

salingsapa : Muhamad Yusuf Full

website guru : www.muhyusuf.guru-indonesia.net

Kompasiana :www.kompasiana.com/yusufbogor

About Muhamad Yusuf

~Its my profile... https://madyusuf.wordpress.com/about/

Posted on 23/12/2012, in Lain-lain and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

fatkoer.wordpress.com

Sahabat Pembelajar

santiariyani32

The greatest WordPress.com site in all the land!

NOTES TO REFLECT

"where the memories are captured"

Menulis dan Berbagi

:: If u Have Good Teachers, U Will Have Good Nations ::

Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi by Reza Wahyu

KAMMI MADANI

Terus Berkarya dan Menginspirasi

"Bisa Karena Terbiasa"

Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Chichi N. Utami

...that you don't know what you've got 'til its gone

Blognya Omiyan

2 Perbedaan 1 Hati

%d blogger menyukai ini: