Tahun Baru, Harapan Baru

Dari waktu ke waktu dan tahun demi tahun pun silih berganti…  Begitu cepatnya perputaran waktu bukan? Saat dulu sekali, tepatnya 1 Januari 2012 masih ingat betul yang saya lakukan, melakukan malam pergantian tahun baru dengan mengisi acara Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa) bertempat di Islamic Center Al-Madany Parungpanjang Bogor.

Renungan Tahun Baru

Pertanyaannya kenapa diisi Mabit? Bukan menyulut kembang api atau petasan, atau juga bakar-bakar ikan sambil begadang hingga larut pagi? Lalu ketinggalan sholat subuh? Lebih parah lagi,  jika  mengisi waktu malam tahun baru dengan yang tidak seharusnya yaitu melakukan hubungan intim (sex) oleh para remaja yang belum menikah. Kabarnya pun, hampir di setiap akhir tahun, penjualan kondom naik secara drastis berkisar 150-200%. Naudzubillahi mindzalik…

Masih ingatkah kita siapa diri kita, apa agama kita? tanyakan pada dirimu sendiri, pantaskah jika melakukan tindakan tidak terpuji seperti itu? Jika ingin merayakannya, cukuplah saja dengan ‘nada suara seadanya’ bukan dengan suara tinggi yang keluar menyambut Happy New Year! Kalau sudah sadar dan tau siapa diri kita, marilah kita renungi sabda Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam, sungguh benar berita kenabian Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam :

« لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ قَبْلَكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ ، وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ ، حَتَّى لَوْ سَلَكُوا جُحْرَ ضَبٍّ لَسَلَكْتُمُوهُ » .قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ ، الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ « فَمَنْ »

Yang artinya : “Benar-benar kalian akan mengikuti jalan-jalan orang yang sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sehingga bila mereka masuk ke lubang binatang dhob (semacam biawak), maka kalian juga akan memasukinya. Kami berkata: Wahai Rasulullah Yahudi dan nashrani? Beliau berkata:Siapa lagi?.” [Shahih, HR al Bukhori Muslim dan yang lain]

So, ikut-ikutan/mengekor jalan tersebut bisa masuk ke lubang biawak. Emang mau seperti itu? Engga kan? Nah, karenanya tidak perlulah kita merayakan tahun baru dengan berbagai macam hiruk-pikuknya.

Oiya, ada pertanyaan kenapa kita harus mengisi dengan Mabit? Karena di Mabit banyak sekali kegiatan-kegiatan positif yang dapat dilakukan. Seperti Outbond, kajian islami, tafakur alam, muhasabah dan sebagainya. Karena dengan seperti ini, kita akan mampu merefleksikan diri untuk meraih segala cita-cita, harapan dan impian yang ingin kita raih di tahun mendatang. Karena dengan pergantian tersebut,  kita dapat memotivasi diri agar bisa lebih baik lagi dalam merencanakan segala target, cita-cita, harapan, dan impian, tidak sekedar angan-angan belaka dan insyaAllah Ia akan menunjukkan jalan kepada siapa saja yang memohon dan berdoa kepadanya dengan ikhlas dan memanfaatkan waktunya dengan baik. Insyaallah, dengan begitu segala harapan di tahun yang baru  dapat terwujud.

About Muhamad Yusuf

~Its my profile... https://madyusuf.wordpress.com/about/

Posted on 31/12/2012, in Opini and tagged . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. optimisme yang mulia dengan sebuah harapan yang lebih baik, tapi harus diimbangi dengan aksi yang nyata bukan hanya sebuah keinginan. nice post sobat🙂. matur nuhun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

fatkoer.wordpress.com

Sahabat Pembelajar

santiariyani32

The greatest WordPress.com site in all the land!

NOTES TO REFLECT

"where the memories are captured"

Menulis dan Berbagi

:: If u Have Good Teachers, U Will Have Good Nations ::

Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi by Reza Wahyu

KAMMI MADANI

Terus Berkarya dan Menginspirasi

"Bisa Karena Terbiasa"

Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Chichi N. Utami

...that you don't know what you've got 'til its gone

Blognya Omiyan

2 Perbedaan 1 Hati

%d blogger menyukai ini: