“Di Kala Fajar Terbit Dengan Cerah Di Kala Senja Menyingsing Dengan Indah”

“Kring, kring, kring… Bel berbunyi, tanda masuk sekolah. Pagi itu, tepat pukul 07.00, matahari telah beranjak naik. Hari ini, adalah hari senin, harinya upacara sang saka merah putih, harinya merenungkan pengorbanan dan jasa-jasa para pahlawan dalam perjuangan melawan penjajah Belanda, dan Jepang. Kata Bung Karno, presiden pertama kita “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati para pahlawanya“. So, bangsa yang kecil dan tengik itu adalah bangsa yang melupakan pengorbanan dan jasa para pahlawannya.

2

Kita patut besyukur, kini bangsa Indonesia sudah merdeka dari penjajahan bangsa-bangsa asing yang mencoba merebut keutuhan NKRI.

Tapi saat ini bangsa kita mengalami paradigma-paradigma penjajahan yang terselubung, dengan taktik dan strategi baru oleh bangsa asing. Lewat monopoli pasar, teknologi canggih, pemeretelan budaya-budaya sampai kepulauan kita pun hendak di rebutnya.

Ahlak juga ikut-ikutan di jajah oleh mereka yang tidak bertanggung-jawab.pornografi dan pornoakasi adalah contoh kecil dari banyaknya budaya mereka yang menjajah negeri ini, ahlak kita menjadi rusak karenanya.

***

Upacara bendera sekolah MAN 1 kabuapten Bogor, telah di mulai, para guru dan siswa telah berbaris rapi. Aku yang menjadi pemimpin upacara kali ini. ”Kepada bendera merah putih hormaaat grakk“. Suara lantang ku keluar, saat penghormatan bendera sang saka merah putih, diiringi lagu Indonesia Raya

“Bangunlah jiwanya, bangunlah badanya,

Untuk Indonesia Raya…

Indonesia Raya, merdeka-merdeka,

Tanah ku negeriku yang kucinta…

Indonesia Raya merdeka-merdeka,

Hiduplah Indonesia Raya…”

“Pembina upacara memasuki lapangan upacara“ Mc, membacakan susunan upacara selanjutnya.

“Anak-anak yang bapak cintai dan bapak banggakan. Minggu yang lalu telah kalian ikuti tryout ujian nasional yang terakhir. Bapak bangga atas nilai yang kalian peroleh. Kali ini terjadi kenaikan nilai yang cukup signifikan, terutama pelajaran eksak. Meskipun masih ada beberapa yang belum lulus. Harapan bapak nilai kalian bisa di pertahankan sampai ujian nasional yang sebenarnya dan yang belum lulus kalian harus tetap belajar dengan keras dan optimis bahwa kalian pasti mampu lulus. Ujian nasional bukanlah hal yang harus di takuti, tetapi merupakan tantangan bagi kalian, sejauh mana kalian mendapatkan dan menyerap ilmu di sekolah ini, walau pun dengan sarana dan prasarana yang sangat tidak memadai. Ini hanyalah salah satu deru ombak tsunami yang harus dihadapi, di depan masih banyak tantangan-tantangan yang lebih hebat dan besar yang harus kalian taklukakkan. Kalian pasti memiliki cita-cita yang tinggi, ingin menjadi dokter, fisikawan, sarjana komputer, insinyur, menteri ataupun ingin menjadi seorang presiden. Semunya bisa terwujud dan tercapai, kalau kalian rajin belajar serta tekun. Semakin tinggi cita-cita, semakin banyak pula tantangan yang harus di hadapi“. Papar pak Rasyad S.Pd MM, kepala sekolah kami dalam menyampaikan amanat, khususnya untuk kelas tiga yang dua bulan lagi akan menghadapi ujian nasional.

***

Di kelas XII IPA.Aku, Basri dan Amelia, sedang berdiskusi mengenai nasihat pak kepsek(kepala sekolah), dengan serius. ”Banyu gimana dengan hasil tryoutmu,lulus?” Tanya si Basri dengan nada penasaran. ”Alhamdulillah lulus bas, nilai rata-rataku 7,75. Ini semua hasil perjuanganku selama ini. Akupun ikut tambahan les, dan bimbel tambahan untuk persiapan UN di sebuah lembaga bimbel di Jakarta” jawabku datar. ”Kamu sendiri bas?” tanyaku balik. ”Wah mantapp kamu nyu, aku salut sama kamu. Nilaiku di bawah kamu nyu, rata-rata 7.00” jawabnya.”Terus gimana dengan nilai tryoutmu Amelia??” tanyaku pada Amelia, teman satu bimbelku. ”Aku juga lulus donk, he…”celetuk Amelia. Dia memang cewek humoris,unik dan aneh.

Suatu ketika aku pulang bimbel bareng dengannya. Naik kereta api, yang begitu penuh dan sesak.Wajar, sore itu banyak orang yang baru pulang dari tempat bekerjanya. ”Mel, wajahmu kelihatan serius bangett??” tanyaku padanya. ”Aku pusing nyu, ngeliat kereta yang penuh sesak gini. Bikin bete, capek, mual, pusing tujuh keliling.Tapi aku dapet inspirasi yang cool nyu” jawabnya riang. ”Apa itu mel??” jawabku heran, sambil menatap wajahnya yang riang.”Aku punya cita-cita, pingin membangun kereta bawah tanah dan juga monorail atau kereta gantung seperti yang ada di jepang. Biar para penumpang ga kaya gini nyu. Tapi aku pingin membangun dari sabang sampai merauke, he…” jawabnya sambil tertawa bercanda. ”Menurutku itu bukanlah hal yang mustahil Mel, ingat man jadda wajadda. Barang siapa bersungguh-sungguh pasti berhasil!! jawabku lantang.

***

Dua bulan telah berlalu. Hari ini sampai empat hari kedepan aku dan teman-teman akan bertempur dengan soal-soal ujian nasional. Aku dan teman-teman, malam kemarin sudah shalat istighatsah dan berdoa bersama, dengan di pimpin oleh kiyai muda KH. Abdullah, MM, beliau adalah ketua MUI kabupaten Bogor usianya baru menginjak 25 tahun. Karena prestasinya di bidang filsafat dan fatwalah dia diangkat sebagai ketua MUI. Tesis master yang di tulisnya adalah fatawa mu’asirah atau fatwa-fatwa kontemporer. Beliau juga pernah memberikan fatwa tentang pendidikan kepada pemerintah. ”Bahwa pendidikan atau sekolah itu sepenuhnya adalah gratis, dan tidak boleh memungut biaya sepeserpun dari seorang anak didik atau siswa. Anak-anak bangsa Indonesia seharusnya mendapatkan semua penididikanya, supaya bangsa ini memiliki generasi penerus bangsa yang cerdas dan berahlakul karimah. Juga di topang dengan kemjuan teknologi sekarang ini, adanya sambungan telepon dan internet sampai ke pelosok desa. Agar penduduk desa juga mengetahui dunia luar yang penuh dengan teknologi dan bisa membuka cakrawala dunia utamanya di Indonesia, bahwa mereka bisa ngobrol dan bertatap muka lewat telepon seluler ataupun internet. So,mereka tidak perlu repot-repot untuk menjenguk atau berkunjung kerumah saudara mereka yang jauh disana”.

***

Pukul 02.00 tengah malam. Semua siswa kelas tiga dan beberapa guru,dengan di pimpin oleh pak kiyai muda beristighatsah, membaca Al-Quran, dan berdoa bersama.”Ya Allah malam ini kami meminta kemurahan-MU dengan segenap kasih sayang-MU, mudahkanlah kami dalam menempuh ujian nasional ini, lapangkanlah dada kami dalam menerima hasil ikhtiar kami, Ya Allah ridhailah atas cita-cita kami, mudahkanlah juga dalam menggapainya, aaamiiin..”

Satu bulan sudah berlalu, setelah melewati ujian nasional yang cukup melelahkan. Hari senin ini adalah hari keluarnya hasil pengumuman kelulusan peserta ujian nasional.

Aku, Basri dan Amelia juga teman-teman yang lain. Sudah menunggu di dalam kelas dari tadi pagi. Pengumuman akan di sampaikan oleh kepsek kami Pak Rasyad.

Keringat dingin kukeluar tatkala, diriku yang pertama kali di umukan lulus tidaknya.”Nama : Muhamad Abimanyu, tempat tanggal lahir : Bogor,12 November 1990 dengan nomor ujian 112-04-25 dinyatakan “LULUS” dengan nilai predikat tertinggi.Matematika 7,00 B.Indonesia 8,75 B.Inggris 7,20 dan IPA 7,00” dengan nilai rata-rata 7,50” hatiku bahagia tiada terkira, aku sujud syukur di barengi lelehan air mata tak’ terhingga.” Alhamdulillah, segala puji bagimu ya Allah, kau kabulkan doa hamba siang dan malam, thanks GOD I love you”.

Kini giliran Basri, Amelia, dan teman-teman yang lain. Aku harap mereka semua juga lulus sepertiku.

Teman-teman yang lain satu – persatu di sebutkan.Sampai pada peserta terakhir dengan Nama : Zainudin Basri di nyatakan lulus. ”Horeeeee..” gemuruh riang, gembira dengan isak tangis bahagia menggema di penjuru kelas. Semunya lulus dengan nilai yang cukup baik.

***

Hari minggu ini. Adalah hari perpisahan kelas XII dan kenaikan kelas X, XI, dan XII. Kami saling memberikan nomor telepon, kesan dan pesan serta cita – cita yang ingin di raih.

Basri memberikan notes buku kenang kenangan untuk ku.”No. telp : 0813 88274346. Kesan : Aku bangga bisa sekolah disini, meskipun sarana dan prasarna sekolah yang terbatas, meskipun begitu kekurangan pasti ada kelebihan” Pesan : Jangan lupain aku teman – teman, Cita – cita : Ingin jadi Doktor pertanian dan lingkungan”.

Amelia juga turut memberikan notes kecilnya. “ No. telp : 02199229933 Kesan : Sekolah ini hal terindah bagi ku, Pesan : Jadilah orang yang Kreatif, Inovatif, and Kompetitif. Cita – cita : Aku ingin jadi fisikawan atau menteri perhubungan”.

Aku sendiri memberikan notes kecil kepada Basri dan Amelia.”No. telp : 08989813379. Kesan : Habis gelap terbitlah terang. Pesan : Gapailah cita – cita kalian setinggi bintang di angkasa. Cita – cita : Aku ingin jadi Menteri Komunikasi dan Informasi dimasa mendatang”

Sambutan – sambutan dari para guru dan juga orang tua yang hadir menyaksikan putra – putri kebanggan mereka, membuka acara perpisahan angkatan ke XXX tahun 2008.

Kini sambutan akan di sampaikan oleh kepsek kami Pak Rasyad.” Anak – anak yang bapak cintai dan bapak banggakan, ujian nasional telah kalian ikuti dengan baik, kini kalian akan menghadapi pintu baru, pintu yang harus di buka lebar-lebar, untuk masuk kedalam rumah masa depan kalian yang baru. Kalian harus tetap belajar, karena belajar adalah sepanjang hayat tak ada penghabisannnya dan akan berakhir di liang lahat. Selamat menempuh perjalanan baru anak-anakku, gapailah cita-citamu menjadi kebanggan orangtua kalian, dan menjadi putra – putri terbaik bangsa dan Negara”.Aku tertegun, termenung atas pesan yang di sampaikan oleh kepsek kami.

***

Tak’ terasa sudah tiga tahun berlalu.

Kini aku kuliah semester VI, akan menginjak ke semester VII, di Institut teknologi Bogor (ITB)he… cuma samaran doank dari ITB (bandung). Jurusan teknik informatika(IT) yang kerjanya ngoprex komputer dan membuat robot – robot(Robotic), untuk mempermudah pekerjaan manusia, khususnya pekerjaan yang mengandung resiko tinggi bagi kesehatan dan keamanan.

Zainuddin Basri teman satu sekolah ku dulu. Dia kuliah di Institut Pertanian Bogor(IPB), fakultas pertanian jurusan pemulian tanaman. Sedangkan Amelia Rahmawati kuliah di Universitas Indonesia(UI), Depok fakultas MIPA jurusan fisika.

Meskipun kami kuliahnya berbeda tapi kami memiliki tujuan yang sama.”Menjadi putra-putri terbaik bangsa dan negara tanah air Indonesia.

Kami bertiga masih sering berkomunikasi lewat jejaring social facebook, twitter, via e – mail, atau situs jejaring mahasiswa seperti http://www.temanmahasiswa.com. Kami saling bertukar informasi mengenai perkembangan di masing-masing bidang kuliahnya.

Bulan depan, tanggal 25 januari 2011 Aku dan teman – teman satu fakultas Teknik Elektro dan Informatika, akan mewakili Indonesia, memenangkan Rural Innovation Award dalam Imagine Cup 2011, lomba desain piranti lunak(Software Design) yang di gelar oleh Microsoft Corporation di Paris, Perancis. Tim antarmuka yang beranggotakan Eko Rakasiwi, Taupan Wais Al-Qarni, Gin-gin dan aku sendiri. Keempatnya adalah mahasiswa semester enam Fakultas Teknik Informatika dan Fakultas Seni Supa Desain Robot di Institut teknologi Bogor (ITB). Kuartet programmer dan designer tersebut di dampingi mentor Eka Riana ST. MT, dosen sekaligus kepala rekayasa perangkat Lunak(RPL) ITB.

Januari depan, tahun 2011.Tim antar muka menampilkan Robot Advance step in Innovative Search Corruption three in one(3 in 1). Robot ini merupakan robot yang di ciptakan untuk mendeteksi keberadaan para koruptor-koruptor yang mencuri uang rakyat. Gejalanya bisa di deteksi dengan sensor tembak sinar inframerah dari tembakan cahaya matanya dan akan di proses oleh memory internal yang mampu memperkirakan dan menaksir perasaan batin manusia. Setelah disensor, robot akan mengatakan “Kamu koruptor, kamu koruptor, kamu koruptor”.Bila tidak “No problem, no problem, no problem”. Dua fungsi lainya adalah mengawasi dan mengontrol kinerja lembaga-lembaga pemerintah yang berfungsi hampir sama dengan kamera CCTV. Spesifikasi robotnya sendiri berat : 20 kg, tinggi : 30 cm, tebal : 120 mm, panjang : 130 mm, kecepatan berjalan : 0 – 0.8 km/jam, sensor kaki 3-axis, sensor tenaga : 38.4 V/10 AH dengan penggerak robot : Drive ECU. Ide yang terbilang gila ini di hasilkan olehku sendiri. Melihat lembaga – lembaga pemerintah banyak yang mengkorupsi uang rakyat. Harapan di ciptakannya robot ini, supaya para koruptor di seluruh dunia khususnya di Indonesia bisa terjerat dan pada tahun 2015 indonesia bisa menjadi negara terbersih dari korupsi. Aamiiinn..

Sementara si Basri calon insinyur pertanian menjadi duta tanaman di konfrensi lingkungan hidup sedunia di Jenewa, Swiss. Yang di laksanakan oleh Departemen pertanian(DEPTAN) dan lembaga PBB tiga hari kemarin.Wajar, karena dia telah menemukan beberapa spesies tanaman bunga anggrek baru dan dia menjadi duta satu – satunya yang masih berlabel mahasiswa. Duta-duta dari Negara lain sudah menjadi insinyur pertanian. Dia menjelaskan padaku via e-mail “Nyu gimana kabarmu? Semoga baik-baik di sana dan semoga kamu bisa memenangkan kompetisi robot itu di Paris. Amiin. Tiga hari kemarin aku banyak sekali mendapatkan pelajaran dan pengalaman berharga, di konfrensi tiga hari kemrin, di simpulkan dalam satu gagasan yaitu, “Good Enviromental and Go Green in the world at 2015” Meningkatkan penghijaun, efektifitas dan keefesienan energi, menurunkan laju emisi, pemuliaan tanaman, juga pembudidayaan ikan lokal”. Ujar si Basri dengan paparan panjangnya.

Amelia Rahmawati calon fisikawan. Ia sendiri sedang menggeluti demonstrasi sains “Teori kuantum atau teori planck” yang di temukan oleh Max Karl Ernst Ludwig Planck, bekerja sama dengan salah satu Universitas Munchen, Jerman. Bertempat di aula laboratorium milik universitas munchen.”Dalam simulasinya, dia memaparkan kepada ratusan mahasiswa di sana bahwa “Unit planck adalah kesatuan unit pengukuran berdasarkan konstanta fiska dasar. lalu satu tahun kemudian, planck menemukan hukum radiasi panas dan hukum ini menjadi dasar teori kuantum, yang muncul sepuluh tahun kemudian dalam kerjasamnya bersama Albert Einstein dan Niels bohr. Pada tahun 1918 Max Planck mendapatkan nobel dari teori kuntumnya” Ratusan mahasiswa munchen memberikan tepuk tangan hingga terdengar sampai halaman kampus munchen.

***

Berbagai cerita dan kisah perjalanan hidup, dari mulai terbitnya sang surya di ufuk timur bumi, yang begitu cerah dan sejuk di pandang oleh kelopak mata manusia. Ini adalah awal dari goresan-goresan tinta yang harus di tulis pada lembaran kertas putih yang kosong menjadi sebuah cerita panjang yang penuh dengan kisah-kisah kehidupan.

Di sore hari, di kala matahari mulai menyingsing dengan mega kemerah-merahan yang begitu indah dan mempesona. Sebagi saksi perjalanan kisah – kisah, kehidupan para pejuang dan pemenang

Created : Muhamad Yusuf

Pernah dilombakan dalam lomba menulis mahasiswa nasional di UGM 2009

Bogor, Jam 09.00, 19/09/2011

About Muhamad Yusuf

~Its my profile... https://madyusuf.wordpress.com/about/

Posted on 14/01/2013, in Menulis and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

fatkoer.wordpress.com

Sahabat Pembelajar

santiariyani32

The greatest WordPress.com site in all the land!

NOTES TO REFLECT

"where the memories are captured"

Menulis dan Berbagi

:: If u Have Good Teachers, U Will Have Good Nations ::

Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi by Reza Wahyu

KAMMI MADANI

Terus Berkarya dan Menginspirasi

"Bisa Karena Terbiasa"

Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Chichi N. Utami

...that you don't know what you've got 'til its gone

Blognya Omiyan

2 Perbedaan 1 Hati

%d blogger menyukai ini: