Guru Madrasah Terampil Menulis dan Nge-blog, Sulitkah?

*Menilik Kemampuan Guru dalam Menulis dan Ngeblog Serta Tips Menulis

O l e h  MUHAMAD YUSUF, S.Kom*

 

Kegiatan menulis dikatakan oleh Drs. Satria Dharma (konsultan pendidikan di surabaya) menempatkan proses penalaran yang paling tinggi setelah aspek berbicara, mendengar dan berpikir. Karena proses menulis melibatkan seluruh aspek tersebut, mulai menuangkan ide, mencari gagasan pokok, menyusun sistematika bahasa serta menuliskannya ke sebuah media baik itu berbentuk buku, laptop, komputer maupun blog.

Di era informasi saat ini, kita dapat menjumpai guru-guru di sebuah madrasah yang kental dengan pelajaran agama Islamnya masih kesulitan dalam menulis, terlebih ngeblog. Kendatipun madrasah di tempatnya mengajar sudah memiliki akses internet yang cepat dan sarana prasarana yang memadai seperti ketersedian komputer, laptop, dan bandwtih internet yang tinggi. Lain halnya dengan banyaknya guru di sekolah umum di pedalaman, walaupun memiliki ketersediaan sarana prasarana yang terbatas, mereka mensiasati dan kretif dalam menulis, baik itu meminjam komputer sekolah/teman ataupun pergi ke warnet. Ini karena, mereka tahu betul manfaat dari apa yang dihasilkannya dari kegiatan menulis dan blogging.

3165_menulis_memberi_makna_pengalaman_harian

Adapun manfaat yang dapat dirasakan dengan menulis, guru memiliki kepekaan dan daya nalar yang tinggi, ketika menggunakan blog mereka dapat saling berkenalan, melakukan pengembangan diri, publikasi ilmiah secara online dan saling berbagi informasi mengenai profesi yang digelutinya. Apalagi dikatakan oleh anak muda zaman sekarang, orang yang dapat menulis di sebuah blog mereka bisa eksis dan tulisannya akan selalu dibaca dan dapat memberikan inspirasi kepada banyak orang di setiap waktu walaupun kita telah tiada.

Sebenarnya, media menulis melalui blog di Indonesia dari tahun ke tahun selalu meningkat, ini ditujukan dengan banyaknya daftar alamat blog yang dapat kita temukan di internet. Jika di tahun 2008 saja pengguna blogger aktif hanya 500 ribu, maka di tahun 2011  pengguna blogger meningkat pesat menjadi 5 juta atau naik sepuluh kali lipatnya (tempo.co per tanggal 5 mei 2013). Biasanya ketika orang telah memiliki jejaring sosial Facebook dan Twitter, mereka yang aktif menulis, memiliki akun blog untuk menuangkan gagasannya, berbagi informasi dan menjadikan blog sebagai media pembelajaran serta pengembangan dirinya. Namun bagi guru madrasah hal demikian masih dirasakan sulit karena kesibukan waktu mengajar dan malasnya belajar informasi dan teknologi (IT) sehingga menjadi gagap teknologi (gaptek). Kemauan belajar dan kurangnya minat baca menempati urutan pertama sulitnya sang guru dalam menulis dan menggunakan blog, padahal membaca merupakan modal pokok jika ingin menulis.

Blogging.2

Mengenai peraturan baru pemerintah tahun 2013 terkait kenaikan pangkat Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang golongannya saat ini IIIb untuk bisa naik ke golongan IIIc (Guru Muda), malah sudah diwajibkan membuat karya ilmiah. Pemerintah berkeinginan bahwa program bagi pegawai negeri sipil sebagai upaya untuk meningkatkan pengembangan diri dan kemampuan pedagogik yang mumpuni sehingga terbangun bangsa literasi (aktif membaca dan menulis). Adapun unsur-unsur yang dinilai oleh pemerintah selain dari pembuatan karya ilmiah yaitu pendidikan, pembelajaran atau bimbingan dan tugas tertentu, pengembangan keprofesian berkelanjutan, pengembangan diri, publikasi ilmiah dan penunjang tugas guru.

Kemampuan menulis khususnya bagi guru-guru madrasah dapat kita latih dengan membangun kemauan yang kuat, meluangkan waktu untuk membaca dan menulis serta istiqamah dalam menjalaninya, karena proses tersebut yang akan membentuk kepribadian yang kuat bagi kita selaku pembelajar sejati, yang tidak kalah dengan peserta didiknya untuk terus menimba ilmu.

Belum lama ini penulis mengikuti diklat kepenulisan, menerbitkan buku, dan ngeblog dengan tema “Teacher Writing Camp-3” di Wisma UNJ Rawamangun 28-29 Desember 2013, ini kali kedua penulis ikuti diklat tersebut sejak 2012 yang lalu. Dari banyaknya kegiatan pelatihan menulis yang paling menonjol suguhan materinya, yakni membangun budaya menulis dari Ahmad Fuadi (Penulis Best Seller Negeri 5 Menara). Tips jitu yang bisa penulis petik dari Ahmad Fuadi agar dapat memiliki kemampuan menulis dengan menggunakan rumus 3W + 1HA :

1.  Why?

Untuk dapat menulis perlu ada motivasi dan niat yang kuat dari dalam diri, sehingga ketika menulis ada kemauan yang sungguh-sungguh.

 2.  What?

Jenis tulisan apa yang mau dituliskannya? Apakah mau fiksi atau nonfiksi. Ini sebagai kompas menulis sehingga menjadi sinkron, jelas dan fokus.

3.  When?

Sampai kapan tulisannya akan diselesaikan? Hal ini penting untuk diberikan tenggat waktu atau deadline dalam menulis agar senantiasa konsisten mengisi tulisannya.

4.  How?

Lantas, dengan bagaimana tulisan diramu dan diracik agar enak dibaca? Hal ini dikatakan perlu adanya buku penunjang atau referensi yang mendukung dalam menulis, baik melalui membaca buku tips menulis, buku pendamping yang mirip dengan topiknya, kamus istilah dan sebagainya sehingga menulis menjadi lebih mudah.

5.  Action!

Tuliskan, tuliskan, dan tuliskan…! Itulah kata motivasi yang harus ada dibenak kita ketika semuanya telah siap dan rapi, sehingga apa yang sudah menjadi gagasan untuk menulis dapat dituangkan semudah air mengalir.

1526866_10202884539862626_844787610_n

Sedangkan untuk terampil ngeblog yang penulis alami, seperti semudah ketika kita membaca. Kita hanya tinggal siapkan jari-jemari dan pikiran yang rileks serta menyiapkan komputer atau laptop yang sudah terhubung dengan koneksi internet. Tapi jangan lupa sebelum itu pembaca perlu memiliki alamat blog, seperti dari www.blogspot.com ataupun www.wordpress.com. Contohnya ketika kita sudah mendaftarkan diri, maka alamatnya adalah www.madyusuf.wordpress.com atau www.kang-ade.blogspot.com. Selanjutnya tinggal menulis di blog dan mempostingnya.

Selamat menulis dan ngeblog!

*) Guru TIK MAN Leuwiliang Bogor

Novelis, Blogger dan Web Developer

Blog : www.madyusuf.wordpress.com

Email : yusuf_bogor@guru.igi.or.id

About Muhamad Yusuf

~Its my profile... https://madyusuf.wordpress.com/about/

Posted on 16/01/2014, in Tips Menulis and tagged . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. Assalamu’alaikum gan,,,
    Ane setuju dengan jalan pikir antum gan. Banyak kendala dimana guru Madrasah belum bisa mengarah kesana. Selain kemampuan juga sarana dan prasarana. Mereka lebih dibebankan oleh administrasi kependidikan. Ane termasuk salahsatunya. Ane juga baru start ngeblog di awal tahun ini. Bahkan masih bayak perbaikan disana-sini. sila mampir ke blog ane dan kasih saran gan.
    elliotsmile.blogspot.com

  2. Makasih Om Jay likenya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

fatkoer.wordpress.com

Sahabat Pembelajar

santiariyani32

The greatest WordPress.com site in all the land!

NOTES TO REFLECT

"where the memories are captured"

Menulis dan Berbagi

:: If u Have Good Teachers, U Will Have Good Nations ::

Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi by Reza Wahyu

KAMMI MADANI

Terus Berkarya dan Menginspirasi

"Bisa Karena Terbiasa"

Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Chichi N. Utami

...that you don't know what you've got 'til its gone

Blognya Omiyan

2 Perbedaan 1 Hati

%d blogger menyukai ini: