Nerbitin Novel, Tandatangan, Foto Bersama dan Difilmkan

Gak nyangka gara-gara nulis novel berjudul Liontin, kemarin pada dimintai tandatangan dan foto-foto bareng. Seperti sudah menjadi superstar aja ya, hehe. Tapi tunggu dulu, kalau lihat ke belakang nulis novel liontin ini bukan tanpa adanya aral melintang lalu ‘sim salabim’ jadi. Menulis fiksi di dalam novel tersebut perlu upaya keras untuk menyelesaikan, diterbitkan dan sampai dipasarkannya. Sebab dari itu buah manis pun didapatnya.

Lama penulisan Novel Liontin ini memakan waktu sekitar enam bulan sejak jadi mahasiswa di semester V. Kala itu saya lagi giat-giatnya berkecimpung di dunia organisasi kampus sehingga bisa disebut sebagai aktivis mahasiswa. Isi sinopsisnya sendiri mengisahkan seorang aktivis dakwah kampus dan ke empat sahabatnya yang tidak takut memilki impian besar untuk menggapai mimpi-mimpinya. Dengan berbagai usaha dan kerja kerasnya di balik semua itu Allah Swt menempanya dengan berbagai ujian dan cobaan. Namun, ia tetap gigih dan istoqamah dalam berjuang meraih mimpi-mimpinya. Menyelesaikan skripsinya di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), melanjutkan master S2 Ilmu Komputer di Universitas Indonesia (UI), menjadi seorang guru teladan dan berprestasi di tingkat nasional, dan masih banyak lagi.

1

Menariknya, di dalam salah satu impiannya itu ia dihadapkan memilih calon pendamping hidupnya dengan 2 kriteria yang berbeda dan paling disukainya. Yaitu seorang dokter dan seorang guru. Nah, Liontin inilah yang membuatnya bisa memilih, yakni sang dokter muslimah nan jelita yang memiliki sebuah liontin. Suatu waktu, liontin sang dokter itu terjatuh di tengah jalan saat bertanya sebuah toko buku kepada sang aktivis tanpa sengaja. Saat itu pulalah sang aktivis menjadi galau dan bingung lantaran menemukan liontin yang sangat indah sesuai wajah sang dokter yang memesona, apakah ia bisa mengembalikannya ataukah tidak?. Dan dari situlah sang aktivis merasakan getaran cinta yang pertama kalinya, dengan campur aduknya perasaan di dalam qolbunya.

Saat menjadi aktivis, ia memiliki beragam kegiatan terutama mengisi berbagai kajian keislaman Rohis tingkat SMA/MA. Ia banyak dikenal oleh kalangan Rohis di banyak sekolah sebagai aktivis dakwah kampus yang eksis di dunia sosial media, seperti blog karena selalu menulis dan berbagi pengetahuan baik tentang keislaman, kepemimpinan (leadership), pendidikan, ilmu komputer, kepenulisan, sosial media, internet, dan lain sebagainya yang ia suguhkan di blog miliknya. Di sebuah kesempatan, ia diundang oleh Pak Sopyan pembina Rohis dari SMAN 1 Kota Bandung, yang tidak lain adalah ayah dari sang dokter yang Liontinnya terjatuh. Sang aktivis diundang untuk mengisi materi keislaman dengan judul “Cinta di Atas Cinta” di SMA tersebut.

Namun sebenarnya ia agak sulit dan amat bimbang untuk menyambut undangan yang baik dari pembina rohis itu, karena sekitar dua bulan lagi ia akan dihadapkan dengan sidang skripsi yang tinggal deadline dua bulan lagi dan harus menyelesaikan berbagai perbaikan laporan skripsinya. Tetapi dengan ‘azzam dan niat yang kuat ia akhirnya memilih untuk pergi ke Bandung mengisi kajian tersebut. 

Usai mengisi kajian ia dibingungkan dengan tawaran oleh pak sopyan pembina rohis tersebut untuk ia jodohkan dengan anak tunggalnya yang tak’ lain adalah sang dokter muslimah itu. Karena belum mengetahui bahwa anaknya adalah sang dokter yang menjadi getaran cinta pertamanya, ia belum langsung mengiyakan. Nah, akankah tawaran pak sopyan itu menjadi pendamping hidupnya??? Yuk, telusuri Novel Liontin ini dengan berbagai perjuangan, pelajaran dan ibrah di dalamnya.

Nah kira-kira gitu isi sinopsis dari Novel Liontin tersebut. Alhamdulillah sejak diterbitkan dan dipasarkan ke khalayak pembaca, sudah banyak yang membeli dan membacanya. Ada pembeli novel dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, Pandeglang, Cilacap, Jogjakarta, hingga Balikpapan, Kalimantan Timur. Semoga dapat ibrahnya ya para pembaca.

1654398_511857468930213_631051396_n

Nah, setelah itu kemarin-kemarin sempat ada yang meminta tandatangan juga plus foto bersama. Senengnya bukan main deh, seperti sudah menjadi penulis sukses. Harapannya mudah-mudahan kisah Liontin ini bisa difilmkan. Ada ngga ya yang mau bantu? hehe.

Semoga saja ya!

About Muhamad Yusuf

~Its my profile... https://madyusuf.wordpress.com/about/

Posted on 02/02/2014, in Inspirasi, Menulis, Penulis and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

fatkoer.wordpress.com

Sahabat Pembelajar

santiariyani32

The greatest WordPress.com site in all the land!

NOTES TO REFLECT

"where the memories are captured"

Menulis dan Berbagi

:: If u Have Good Teachers, U Will Have Good Nations ::

Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi by Reza Wahyu

KAMMI MADANI

Terus Berkarya dan Menginspirasi

"Bisa Karena Terbiasa"

Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Chichi N. Utami

...that you don't know what you've got 'til its gone

Blognya Omiyan

2 Perbedaan 1 Hati

%d blogger menyukai ini: