Inspirasi Menjadi Jurnalis dan Penulis Hebat dari Kampus Almamater Kuning Universitas Indonesia

Bogor, 18 November 2014

blog 1

Menginspirasi dan seru! Dua kata itulah yang penulis rasakan setelah mengikuti workshop atau pelatihan seni jurnalistik (Journalism Art) di kampus Universitas Indonesia Selasa, 18 November 2014 bersama para anggota Lima Pena (red : Lintas MAN Leuwiliang) Hangga, Ludi, Nindi, Indah dan Meilin Azhari. Walapun terbilang mendadak, siapa bisa sangka semua dapat berjalan dengan lancar dan banyak oleh-oleh yang dibawa pulang.

Banyak peserta yang hadir dari berbagai kalangan, seperti dari UI sendiri,   Universitas Gunadarma, UNINDRA Jakarta, sampai yang paling banyak pesertanya berasal dari MTs Negeri 33 Jakarta Timur yang membawa 20 pasukan anggota jurnalistiknya. Di saat pelatihan yang bertempat di Gedung Pusat Studi Bahasa Jepang, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI kami semua disuguhkan materi menjadi seorang jurnalis dan penulis hebat yang disampaikan oleh Mas Wisnu Nugroho (Jurnalis Kompas), bahwa untuk menjadi seorang jurnalis “ia mesti tau banyak hal dari yang sedikit” sedangkan seorang ilmuan, “ia mengetahui sedikit dari hal yang banyak”.

Mas Wisnu selain seorang Jurnalis Kompas, ia juga seorang penulis tetralogi presiden RI Pak Beye, yang menulis banyak hal tentangnya dan termasuk istana negara hingga urusan yang paling mendetail ia tulis seperti tempat penyimpanan sepatu presiden ke enam itu disalah satu sudut istana. Adapun tips yang disampaikan untuk mampu membuat sebuah karya tulis hingga dapat diterbitkan, untuk dapat menuliskannya ia mesti banyak melakukan aktivitas-aktivitas yang melahirkan inspirasi dan banyak membaca buku untuk memperkaya kosa kata dan jenis tulisannya. Dari sanalah akan lahir karya tulis, tapi mesti dibuat unik atau berbeda karena hal itu banyak dicari penerbit lalu mulailah menulis dari sekarang sambungnya.

DCIM100MEDIA

Di sesi yang kedua materinya lebih dalam, sedalam laut samudra kali ya. hehe… Soalnya materinya lebih spesifik “Jurnalis Seni” yang disampaikan oleh Mas Fajar, senior kompas. Untuk meliput sebuah berita yang valid seorang Jurnalis khususnya meliput tentang seni. Banyak hal yang dipersiapkan, seperti merencanakan materi peliputan, peralatan yang udah oke, seperti alat tulis alat perekam (Kamera, Handphone, Tape Recorder, dsb). Nah, setelah semuanya siap kita harus terjun langsung ke lapangan (Bukan terjun ke sungai loh, awas ada buayanya hehe..) kenapa mesti terjun langsung ke medan lapangan? Kata beliau itu untuk mencari data-data yang sohih, biar informasi yang diberikan kepada orang lain gak salah. Lalu, untuk menuliskan berita ia mesti menyesuaikan karakter penulisan dengan latar belakang pembacanya apakah ia seorang artis, ibu rumah tangga, pemain sepak bola dan sebagainya karena gaya tulisan kesukaan kita pasti tidak akan selalu sesuai selera pembacanya.

Setelah sesi kedua, tepat menjelang zuhur tiba kami diajak kunjungan atau field trip ke Musium Nasional (Munas) atau musium gajah menggunakan Bis UI untuk berlatih menulis tentang seni dan sejarah peradaban manusia. Disana, kami terlebih dulu di brifing oleh panitia untuk dikelompokkan menjadi 3 orang, agar mencatat data dan fakta serta melakukan riset berbagai benda bersejarah yang terdapat di Munas. Setelah itu, setiap kelompok diharuskan membuat sebuah artikel hasil dari menulusuri berbagai benda bersejarah termasuk manusia purba, beragam etnis di Indonesia sampai tentang sejarah si gale-gale.

Usai itu kami diminta mempresentasikannya tepat di depan gedung Munas dengan suara penuh riuh di sekelilingnya karena banyaknya pengunjung. Satu persatu, tiap perwakilan kelompok maju dan dikomentari hingga akhirnya waktu pulang menghentikan acara workshop Journalism Art. Alhamdulillah kesemuanya berjalan dengan lancar, walaupun pulang kemalaman hehe…

About Muhamad Yusuf

~Its my profile... https://madyusuf.wordpress.com/about/

Posted on 19/11/2014, in Guru Menulis, Menulis and tagged . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. good job jurnalist lima pena man leuwiliang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

fatkoer.wordpress.com

Sahabat Pembelajar

santiariyani32

The greatest WordPress.com site in all the land!

NOTES TO REFLECT

"where the memories are captured"

Menulis dan Berbagi

:: If u Have Good Teachers, U Will Have Good Nations ::

Tips Motivasi

Tips-Tips Motivasi by Reza Wahyu

KAMMI MADANI

Terus Berkarya dan Menginspirasi

"Bisa Karena Terbiasa"

Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

Chichi N. Utami

...that you don't know what you've got 'til its gone

Blognya Omiyan

2 Perbedaan 1 Hati

%d blogger menyukai ini: